Saturday, December 29, 2012

Yes, We Can !!

Kita Sama Hebatnya Dengan Bangsa Lain !!




Kapal Star 50 memiliki Panjang 189.840m & lebar 30.50m merupakan salah satu kapal terbaik di dunia untuk kelas 50.000 ton dan sepenuhnya hasil rancang bangun putra-putri Indonesia. Menggunakan kandungan lokal 35 % - 45 % dengan bahan-bahan berkualitas tinggi. Azurite Onvest Ltd, British Virgin ILand, Singapura adalah salah satu yg memesan kapal jenis ini setelah Hongkong (4 unit), Jerman (2 unit), Turki (2 unit).


Berhentilah mengeluh dan menghujat diri sendiri. Sesekali, lihatlah secara positif potensi dan kemampuan kita saat kesempatan itu datang. Buang jauh-jauh mental inlander, perasaan minder karena 350 tahun kita telah dihina, dilecehkan, dan diperbudak oleh orang-orang asing Eropah. Tiga setengah abad kita dianggap bukan manusia, hanya makhluk bermuka hitam yang hanya pantas untuk diludahi atau dianggap warga kelas tiga oleh orang-orang kulit putih bernama Belanda. Negara perampok dan pembunuh (penjajah adalah perampok dan pembunuh) itu telah lama pergi, tapi kerusakan yang telah mereka buat berupa kebodohan, kemiskinan, kebrobrokan mental dan sistem koruptif yang mereka wariskan tetap tinggal. Ya, korupsi dan infrastruktur sistem pendukungnya adalah warisan terburuk dari imperialisme paling merusak seperti virus, menghancurkan generasi demi generasi dari bangsa kita. 

Tapi nasib bangsa ini ke depan tidak ditentukan oleh masa lalu, melainkan tergantung pada diri kita sendiri. Kita tidak bisa menuntut mereka agar mengembalikan masa-masa generasi kita yang hilang, kesempatan meraih kemajuan yang telah mereka rampas dengan semena-mena. 

Kita hanya bisa mulai bangkit dari hal-hal sederhana, misalnya : mencoba untuk menghargai  jerih payah sendiri, bangga menjadi diri sendiri. Bangga pada Indonesia, bangga menjadi orang Indonesia, karena ternyata banyak alasan kenapa kita musti bangga pada Indonesia. 

Enam puluh tujuh tahun telah berlalu dan kini, sejak 2 tahun yang lalu, skala ekonomi kita mengalahkan Belanda. Kita peringkat 16 terbesar di dunia, sementara Belanda urutan ke-17. Empat puluh tahun lagi, pada tahun 2050, Ernst & Young memperkirakan, Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi terbesar ke-9 di dunia, jauh meninggalkan si Londo itu. Selain itu, beragam prestasi telah di raih dengan susah payah, penuh pengorbanan dan perhitungan berikut sedikit dari beberapa prestasi yang di miliki Indonesia di mata Dunia antara lain:

1. Indonesia menang di Kompetisi Software Dunia yang diikuti oleh Intitut Teknologi Bandung di Kairo, Mesir. Kemenangan diraih tim yang membawa aplikasi bernama MOSES .

2. Kontingen Indonesia tampil sebagai juara umum ASEAN Primary School Sport Olympiad (APSSO) II tahun 2008 dengan meraih total perolehan medali sebanyak 32 medali dengan rincian adalah 12 medali emas, 9 perak dan 11 perunggu dari lima cabang olahraga yang dipertandingkan.

3. Indonesia menjadi juara umum pada International Conference of Young Scientists (ICYS) ke-16 yang berlangsung di Pszczyna, Polandia, 24-28 April 2009

4. Indonesia berada di tingkat pertama dalam urutan negara dengan warganya paling mudah tersenyum di dunia dibandingkan dengan negara lain.

5. Tim Robot Indonesia dari Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung berhasil meraih juara I dan memperoleh medali emas dalam ‘International Robot Games’ yang diselenggarakan di San Francisco, AS

6. Pasangan pembalap Indonesia ditetapkan sebagai juara satu dalam ajang bergengsi Asian Cup of Road Racing (ACRR) 2008 setelah berhasil mengalahkan beberapa pembalap asal negeri tetangga di sirkuit Balipat Binuang, Kalimantan Selatan

7. Tim Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI) 2009 yang terdiri dari Angelina Veni Johanna (SMA 1 BPK Penabur, Jakarta), Reinardus Surya Pradhitya (SMA Kanisius, Jakarta), Risan (SMAN 1 Tangerang), dan Christanto Handojo (SMA Kanisius, Jakarta), berhasil memenangkan dua medali perak dan satu medali perunggu dari ajang International Olympiad in Informatics (IOI) 2009 di Plovdiv, Bulgaria.

8. Indonesia yang diwakili oleh Universitas Indonesia (UI) berhasil meraih jura pertama pada Scientific Research Competition yang diselenggarakan oleh Asian Pasific Dental Student Association (APDSA).

9. Pelajar Indonesia meraih prestasi gemilangl dengan menjuarai Global Enterprise Challenge (GEC) 2009. Tim Indonesia berhasil mengalahkan juara dunia tahun lalu, Selandia Baru, juara tahun 2007, Amerika Serikat, dan negara peserta dari lima benua, antara lain: Jerman, Australia, Selandia Baru, Skotlandia, Jepang, Afrika Selatan, Korea, dan Singapura.

10. Angelina Venni Johanna, siswi SMAK 1 BPK Penabur Jakarta dan Reinardus Surya Pradhitya, dari SMA Kolese Kanisius Jakarta berhasil meraih medali perak pada the “21st International Olympic in Informatics (IOI) ” yang diadakan di kota Plovdiv, Bulgaria, dari 8 hingga 14 Agustus.

11. Indonesia berhasil menyabet satu medali emas, dalam International Biology Olympiad (Olimpiade Biologi Internasional/IBO) ke-20, yang digelar 12-18 Juli 2009 di Tsukuba, Jepang.

12. “Jamila dan Sang Presiden” menyabet dua kategori kompetisi yakni “Prix de Public” dan “Prix Jury Lyceen” pada festival yang berlangsung di Kota Vesoul, Perancis.

13. Profesor Dr. Ken Kawan Soetanto. Pria kelahiran Surabaya ini berhasil menggondol gelar profesor dan empat doktor dari sejumlah universitas di Jepang. Lebih hebatnya, puncak penghargaan akademis itu dicapainya pada usia 37 tahun.

14. Kongtingen Indonesia menjadi juara umum dengan meraih enam enam emas, empat perak, dan dua medali perunggu dalam International Junior Science Olympiade (IJSO) II di Yogyakarta, 4-12 Desember 2005. Peringkat ke dua ditempati Cina dengan lima emas dan satu perak.

15. Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) mengharumkan nama Indonesia dengan menjadi juara pertama lomba peradilan semu “The 7th Red Cross International Humanitarian Law” (the winning team) untuk kawasan Asia-Pasifik yang berlangsung pada 6 hingga 7 Maret 2009 di Hongkong

16. Qori Indonesia, Mu`min Mubarok, meraih juara pertama untuk kategori pria dalam Musabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ) Internasional ke-50 di Taman Peradaban Islam, Malaysia

17. Tim Kalingga dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta membawa pulang Throphy pemenang pertama dengan nilai tertinggi dalam kompetisi Simulasi Bisnis “Trust By Danone” di Paris, 2 April 2009.

18. Pelajar Indonesia Eda Islamay Qomaruddin (9), keluar sebagai juara pertama International Art Competition for Children’s Painting “Mission Rescuer 2008″ yang digelar Kementerian Urusan Situasi Darurat Bulgaria bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan IPTEK serta Kementerian Kebudayaan Bulgaria.

19. Indonesia yang diwakili I Pad meraih posisi juara pertama dan berhak meraih medali emas untuk kategori Robot Soccer pada World Robot Olympiad (WRO) yang berlangsung di SMX Convention Center Hall, Manila, Filipina pada 6 November 2010.

20. Irwan Ferdiansyah, mahasiswa Program Studi Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan tulisan Transient Coupled Neutronic-Thermal hydraulic Model Analysis of Advanced Pressurized Water Reactor (PWR) meraih Golden Award dalam kompetisi penulisan karya ilmiah, Tokyo Tech Indonesian Commitment Award (TICA) pada 11 November 2010.

21. Paduan suara dari Universitas Negeri Manado (UNM) meraih juara pertama dalam kategori “Mixed Choir Adults” dalam 6th International Warsaw Choir Festival “Varsovia Cantat” yang berlangsung di Warsawa, Polandia pada 13-14 November 2010.

22. Tim Olimpiade Matematika Indonesia berhasil membawa pulang satu medali perak,empat perunggu dan satu honorable mention dari ajang International Mathematics Olympiad (IMO) ke-51 di Astana,Kazakhstan,yang berlangsung pada 2 – 14 Juli 2010 ini diikuti oleh 96 negara Yg terdiri dari 517 peserta. Satu medali perak berhasil di raih Ahmad Zaky, 8 Jakarta.Sedangkan empat medali perunggu diraih oleh Johan Gunardi ,Stefanus, Raja Oktovin, dan Tobi Moektijono. dan Ronald Widjojo harus puas dengan raihan honorable mention.

23. Di Ajang Olimpiade Fisika Internasional/ International Physics Olympiad(Ipho) 2010 Yg di adakan di Zagreb,Kroatia,akhir Juli lalu,Lima siswa SMA Indonesia meraih prestasi membanggakan dengan berhasil meraih empat medali emas dan satu perak.Medali Emas diraih Sohibul Maromi, Christian George Emor, Kevin Soedyatmiko, dan David Giovanni .Sementara Perak di raih Ahmad Ataka Awwalur Rizqi

24. Di ajang Olimpiade Kimia Internasional atau International Chemistry Olympiad (IChO) ke-42 Yg diselenggarakan di Tokyo,Jepang pada 15-27 Juli 2010, Tim Olimpiade Kimia Indonesia kembali menorehkan prestasi dengan meraih 1 medali emas,1 perak,dan 2 perunggu.Medali emas untuk Indonesia diraih atas nama Manoel Manuputty, medali perak oleh Alimun Nashira, serta perunggu oleh Stephen Haniel ,dan Agung Hartoko .Perolehan ini merupakan rekor terbaik selama Indonesia mengikuti ajang IChO selama 14 tahun.Sementara itu,tuan rumah Jepang memperoleh 2 emas dan 2 perak dan China menjadi pemenang absolut dengan menyabet 4 medali emas.

25. Para pelajar Indonesia berhasil meraih dua medali emas dan dua medali perunggu pada Olimpiade Biologi Internasional ke-21 di Changwon,Korea Selatan,12-17 Juli 2010.Dua medali emas masing-masing dipersembahkan oleh Irfan Haris, dan Harun Reza Sugito. Sementara medali perunggu masing-masing dipersembahkan oleh Danang Crysnanto dan Thoriq Salafi.

26. Tim Indonesia berhasil memperoleh tiga medali perak dan dua perunggu di ajang Olimpiade Internasional Astronomi dan Astrofisika ke-4 (4th International Olympiad on Astronomy and Astrophysics/IOAA) tingkat pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Yg digelar di Beijing,Republik Rakyat China,12-21 September 2010.Tim nasional Indonesia bersaing dengan 24 tim lainnya dari 22 negara untuk uji teori,pengamatan,praktik pengolahan data,dan kompetisi tim.Perolehan medali perak tim Indonesia tersebut di antaranya diraih oleh Raymond Djajalaksana, Anas Maulidi Utama, serta Hans Triar Sutanto. Sementara itu,medali perunggu diraih oleh Ahmad Raditya Cahya dan Widya Ageng Setyo Tetuko.

27. Tim Olimpiade Indonesia meraih tempat ketiga dalam perolehan medali emas terbanyak di ajang Olimpiade Internasional Kebumian (International Earth Science Olympiad) ke-4 di Yogyakarta,19-28 September 2010.Sebagai tuan rumah IESO ke-4 ini,Indonesia berhasil meraih dua emas dan enam perak.Peringkat pertama diraih kontingen Taiwan dengan tiga emas dan satu perak,diikuti tim Korea Selatan dengan dua emas.Medali emas Indonesia diraih Rio Nugroho, sedangkan tiga medali perak diraih oleh Kamil Ismail, Mikey, dan Asri Oktavioni. Sementara itu tim B Yg juga menyumbangkan satu medali emas di raih oleh Ega Gita Prasastia ,dan tiga medali perak diraih Ardy Ramadhan ,Fajar Febiani Amanda, dan I Wayan Punia Raharja.

28. Indonesia berhasil menjadi juara umum pada Lomba Penelitian Ilmiah Remaja Tingkat Dunia Ke-17 atau 17th International Conference of Young Scientists (ICYS) pada 12-17 April 2010 di Denpasar, Bali. Tim Indonesia yang berkompetisi di semua bidang lomba, yakni Ilmu Fisika, Matematika, Komputer, dan Ekologi meraih tujuh medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu.

29. Tim Olimpiade Indonesia meraih tempat ketiga dalam perolehan medali emas terbanyak di ajang Olimpiade Internasional Kebumian (International Earth Science Olympiad) ke-4 di Yogyakarta, 19-28 September 2010



Konsep Kapal Induk Helikopter buatan PT PAL-Surabaya, Indonesia.  Kapal ini sedang dibuat oleh bangsa kita untuk memenuhi pesanan TNI AL menyusul pendahulunya, KRI Banjarmasin 592 dan KRI Banda Aceh 593.



KRI Banjarmasin 592 adalah kapal perang pertama yang dibuat oleh Indonesia. Kapal ini diresmikan pada Januari 2011. Kapal ini dproduksi oleh PT. PAL yang bekerja sama dengan DSS ( Dae Sun Shipbuilding ) pada program transfer teknologi. Kapal ini adalah jenis Landing Platform Deck (LPD). Memiliki panjang 125m, lebar 22m, dan berat 7300 ton. Memiliki kecepatan maksimal 15,4 knot, mampu mengangkut 562 personil, 13 tank, 2 unit Landing Craft Vehicle, dan 5 unit helikopter. Kapal ini juga dipersenjatai 1 unit meriam kaliber 57 mm dan 2 unit senjata anti serangan udara kaliber 40 mm. Pengerjaannya dibuat digalangan kapal PT. PAL, Surabaya, bekerjasama dengan tenaga ahli dan teknologi dari DSS \- Korea Selatan, dan ini adalah permulaan tumbuhnya industri kapal militer di Indonesia.
KRI Banda Aceh 593. Satu lagi Kapal Landing Platform Dock (LPD) buatan PT.PAL kembali memperkuat armada TNI AL. Serupa dengan kapal sejenis sebelumnya, KRI Banjarmasin. KRI Banda Aceh-593 mampu menampung lima helikopter, tiga helikopter di dek, dan dua helikopter lainnya di dalam hanggar. Kapal ini juga dirancang dapat mengangkut 22 tank, 560 pasukan, 126 awak. Kapal ini juga dapat mengangkut kombinasi 20 truk dan 13 tank. Selain berfungsi untuk memobilisasi pasukan, kapal sepanjang 125 meter x 22 meter ini juga dapat digunakan untuk fungsi operasi selain perang (OMSP), seperti membawa logistik ke daerah bencana alam.




Konsep pesawat tempur  IFX kerjasama dengan Korsel.



Kapal Buatan PT PAL, Terbaik di Dunia

aloysius b kurniawanKapal DSBC 50.000 DWT Produksi PT PAL Indonesia berhasil diselesaikan dan kemudian diserahkan ke perusahaan Singapura

SURABAYA, KOMPAS.com - Kapal Double Skin Bulk Carrier (DSBC) Erlyne 50.000 Dead Weight Tonnage (DWT) produksi PT PAL Indonesia termasuk salah satu kapal terbaik di dunia untuk kelas kapal berbobot mati 50.000 ton. Kapal yang juga dikenal dengan nama "Star 50" sepanjang 189,840 meter dan lebar 30,50 meter ini sepenuhnya hasil rancang bangun putra-putri Indonesia.
"Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT adalah produk unggulan PT PAL Indonesia. Kapal ini menggunakan kandungan lokal 35 persen hingga 45 persen dengan bahan-bahan berkualitas tinggi," kata Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar saat peluncuran Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT di Galangan Kapal Divisi Niaga PT PAL Indonesia, Surabaya, Jumat (15/10/2010).
Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT dirancang untuk memenuhi persyaratan operasi dan didesain dengan menggunakan kelas Det Norske Verits (DNV Class). Menurut Direktur PT PAL Indonesia Harsusanto, dari desain, kecepatan Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT memiliki kecepatan maksimal 14,5 knot. Tapi, setelah diuji coba di lautan, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 16,5 knot.
"Kualitas kehalusan bodi kapal ini tak kalah dengan kapal-kapal asing. Ini adalah salah satu kapal terbaik di dunia," kata Harsusanto.
Kapal jenis niaga ini adalah pesanan Azurite Invest Ltd, British Virgin ILand, Singapura . Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT adalah kapal kesembilan dari kapal kelas DSBC yang berhasil diekspor ke sejumlah negara. Beberapa negara yang pernah mengimpor kapal jenis ini adalah Hongkong (empat unit) , Jerman (dua unit), Turki (dua unit), dan Singapura (satu unit).

Editor :
A. Wisnubrata

2 comments:

sugianto harisantoso said...

Kalau sdh biasa buat kapal berbobot 50 rbDWT, berarti Indonesia bisa buat kapal Induk dan saya kira tdk terlalu lama Indonesia dpt membuatnya. Jayalah NKRI...

Alfianto said...

Betul, Pak. PT PAL sebenarnya sudah berhasil membuat kapal Induk, tapi untuk mengangkut pesawat Helikopter. Kapal induk buatan PT PAL ini mampu membawa 6 elikopter di geladak, dan 4 helikopter cadangan di dalam perut kapal. Mudah-mudahan tidak terlalu lama Indonesia mampu membuat kapal induk (carrier) untuk pesawat tempur Jet. Saya juga bermimpi Indonesia bisa membuat kapal induk.